SEMINAR NASIONAL 2026 Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Masjid Syuhada Yogyakarta
Yogyakarta, 22 April 2026 – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Masjid Syuhada Yogyakarta sukses menyelenggarakan Seminar Nasional 2026 secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Rabu (22/4). Kegiatan ini mengangkat tema “Disconnect to Reconnect: Digital Fasting dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam untuk Kesehatan Mental dan Penguatan Spiritual Generasi Digital”, sebagai respons atas tantangan kehidupan digital yang semakin kompleks, khususnya bagi generasi muda.
Seminar ini menghadirkan keynote speaker, Dr. Moh Sholikul Hadi, M.Pd., yang menekankan pentingnya kesadaran digital (digital awareness) dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas daring dan kehidupan spiritual. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa praktik digital fasting menjadi salah satu pendekatan strategis untuk mengembalikan fokus, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjaga kesehatan mental di tengah arus informasi yang tak terbendung.
Kegiatan ini juga menghadirkan tiga narasumber kompeten dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dr. Sutipyo Ru’iya, S.Ag., M.Si. dari Universitas Ahmad Dahlan memaparkan urgensi digital fasting dalam mengatasi digital overload yang berdampak pada stres dan penurunan kemampuan atensi generasi digital. Sementara itu, Dr. Milda Amalia, S.Pd.I., M.Pd.I. dari STAI Masjid Syuhada Yogyakarta mengulas konsep digital fasting dalam perspektif Islam sebagai bagian dari proses tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) untuk memperkuat kedekatan spiritual di era digital.
Selanjutnya, Dr. Rina Oktafia Putri, M.Pd.I. dari Universitas Dehasen Bengkulu menyampaikan strategi praktis dalam menerapkan digital fasting, guna membangun keseimbangan antara kehidupan digital dan kehidupan nyata. Ia menekankan pentingnya disiplin diri, manajemen waktu, serta kesadaran akan dampak penggunaan teknologi secara berlebihan.
Seminar yang berlangsung dari pukul 09.30 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, akademisi, hingga praktisi pendidikan. Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif dalam sesi diskusi, yang membahas berbagai tantangan dan solusi implementatif terkait digital fasting dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Prodi PAI STAI Masjid Syuhada Yogyakarta berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan wacana pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mendorong lahirnya generasi digital yang sehat secara mental dan kuat secara spiritual.




