MALAYSIA — STAI Masjid Syuhada Yogyakarta (STAIMS) terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi yang unggul dan berwawasan global. Sebagai bagian dari implementasi visi tersebut, STAIMS mengirimkan empat delegasi dosen ke Malaysia untuk menjajaki peluang kerja sama internasional dengan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM), Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, dan Universiti Malaya.
Kegiatan yang berlangsung pada 12–16 Oktober 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian program PPL-KKN Internasional STAIMS sekaligus upaya memperluas jejaring kelembagaan di tingkat internasional. Melalui kunjungan ini, STAIMS berupaya membangun hubungan strategis dengan perguruan tinggi dan organisasi kemasyarakatan di Malaysia, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penjajakan kerja sama tersebut diarahkan pada peluang kolaborasi tridharma perguruan tinggi, meliputi penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, pertukaran akademik, pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa, serta program pengabdian masyarakat lintas negara. Selain memperluas jaringan akademik, langkah ini diharapkan dapat membuka ruang pertukaran gagasan dan praktik baik dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam yang relevan dengan tantangan global.
Bagi STAIMS, kerja sama internasional bukan sekadar membangun hubungan antarlembaga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kualitas dan dampak pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Kolaborasi dengan mitra internasional diharapkan dapat meningkatkan produktivitas penelitian dosen, memperluas diseminasi hasil riset melalui publikasi ilmiah, serta menghadirkan program pengabdian masyarakat yang memberikan manfaat lebih luas.
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen STAIMS untuk mengembangkan keunggulan akademik melalui kolaborasi, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan memperluas jejaring internasional, STAIMS berupaya menghadirkan lingkungan akademik yang lebih terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, pertukaran budaya, dan praktik pendidikan dari berbagai negara.
Penjajakan dengan UMAM, PCIM Malaysia, dan Universiti Malaya juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan. Ke depan, peluang kolaborasi yang teridentifikasi akan ditindaklanjuti sesuai dengan kebutuhan institusi dan kesepakatan bersama, sehingga dapat diwujudkan dalam program konkret yang mendukung pengembangan kapasitas dosen, mahasiswa, serta institusi. Melalui langkah ini, STAIMS menegaskan bahwa visi “Unggul dan Berwawasan Global” diwujudkan melalui kerja nyata, perluasan kemitraan, serta penguatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan menjadi bagian dari perjalanan STAIMS dalam membangun perguruan tinggi Islam yang adaptif, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi di tingkat nasional maupun internasional.
