Yogyakarta, 23 Februari 2026 — STAI Masjid Syuhada Yogyakarta (STAIMS) melalui Pusat Penjaminan Mutu (P2M) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Berbasis Risiko dan Pengisian Risk Register pada Senin (23/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan, ketua program studi, serta para kepala pusat di lingkungan STAIMS.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menyesuaikan sistem penjaminan mutu internal dengan perkembangan regulasi pendidikan tinggi, khususnya Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 sebagai pengganti Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023. Sosialisasi ini menjadi tahapan penting sebelum implementasi SPMI berbasis risiko, agar seluruh unit memahami kebijakan, mekanisme pelaksanaan, dan substansi standar mutu yang harus dipenuhi.
Kepala Pusat Penjaminan Mutu STAIMS, Abdul Kahfi Amrulloh, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan penerapan SPMI membutuhkan pemahaman dan komitmen seluruh unit kerja.
“SPMI berbasis risiko tidak boleh dipahami sekadar sebagai penambahan dokumen administrasi. Setiap unit perlu memahami standar yang menjadi tanggung jawabnya, mengenali risiko yang berpotensi menghambat pencapaian target, dan menentukan langkah pengendalian yang tepat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua STAIMS, Dr. Azis, S.Ag., MA., menegaskan bahwa penjaminan mutu merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur institusi.
“Mutu perguruan tinggi merupakan tanggung jawab kita bersama. Saya berharap penerapan SPMI berbasis risiko menjadi bagian dari budaya kerja STAIMS, sehingga setiap program direncanakan, dilaksanakan, dievaluasi, dan ditingkatkan secara berkelanjutan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, setiap unit diharapkan mampu mengidentifikasi dan memetakan risiko melalui pengisian risk register, sekaligus merumuskan langkah mitigasi yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. P2M STAIMS selanjutnya diharapkan dapat mengawal implementasi SPMI berbasis risiko secara konsisten melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP).
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen STAIMS dalam membangun budaya mutu yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas tata kelola institusi dan program studi.





