Yogyakarta — STAI Masjid Syuhada Yogyakarta (STAIMS) terus memperkuat kesiapan akademik dalam pengembangan program studi baru melalui Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) untuk Program Studi Manajemen Dakwah, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Psikologi Islam. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (25/9/2026).
Workshop menghadirkan Yusuf Nalim, M.Si. sebagai narasumber. Kegiatan ini diikuti oleh tim pengembangan kurikulum dari masing-masing program studi, Pusat Penjaminan Mutu (P2M), serta perwakilan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA).
Workshop tersebut menjadi bagian dari langkah strategis STAIMS dalam memastikan setiap program studi memiliki kurikulum yang relevan, terukur, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan. Pendekatan OBE menempatkan capaian pembelajaran sebagai orientasi utama dalam proses penyusunan kurikulum, sehingga struktur mata kuliah, proses pembelajaran, hingga evaluasi dapat dirancang secara selaras dengan kompetensi yang diharapkan dimiliki lulusan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai prinsip-prinsip penyusunan kurikulum OBE serta bagaimana menerjemahkan profil lulusan dan capaian pembelajaran ke dalam struktur kurikulum program studi. Diskusi juga diarahkan pada pentingnya keterkaitan antara kebutuhan pengguna lulusan, perkembangan keilmuan, serta karakteristik masing-masing program studi.
Keterlibatan Pusat Penjaminan Mutu dalam workshop ini menjadi bagian penting untuk memastikan proses pengembangan kurikulum berjalan sejalan dengan sistem penjaminan mutu internal perguruan tinggi. Sementara itu, keterlibatan Prodi PAI dan PBA memberikan ruang untuk berbagi pengalaman dan praktik pengembangan kurikulum yang telah berjalan di STAIMS.
Workshop berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta pembahasan berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam penyusunan kurikulum OBE. Peserta dari ketiga program studi juga memperoleh kesempatan untuk melakukan klarifikasi dan konsultasi terkait rancangan kurikulum yang sedang dikembangkan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapatkan respons positif dari seluruh peserta. Workshop ini diharapkan menjadi momentum penting bagi tim pengembangan kurikulum untuk melanjutkan penyusunan dokumen kurikulum masing-masing program studi secara lebih sistematis dan sesuai dengan prinsip pendidikan tinggi berbasis capaian.
Melalui pengembangan kurikulum yang terarah dan berbasis OBE, STAIMS terus berupaya membangun fondasi akademik yang kuat bagi pengembangan program studi baru sekaligus mewujudkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan, dan tuntutan dunia kerja.





